@ Monday, June 20, 2011 ; 8:24 PM | *TOP.
Semalem nemu video ini di kaskus. Klise but I like it, so enjoy this video :)
Comments (1)
#2
@ Thursday, June 16, 2011 ; 9:56 PM | *TOP.
They say follow your heart.
But when your heart is in so many pieces.
Which way are you to follow?
Labels: Quote
Comments (0)
Ungkapan hati yang tidak terlalu penting
@ Tuesday, May 31, 2011 ; 2:06 AM | *TOP.
Gue rasa gue mulai lupa rasanya jatuh cinta. Gue mulai lupa rasanya deg-degan karena cowo yang kita taksir. Gue mulai lupa membuat cowo suka sama gue. Apa iya gue udah mati rasa? Gue engga tahu pasti, tapi gue udah cukup lama tidak merasakan 3 hal tersebut dan gue juga tidak ada niatan sama sekali untuk mencari seseorang yang bisa mengisi kekosongan dan kematian rasa gue.
Mungkin rasa sakit yang gue rasakan dulu membuat gue benar-benar mati rasa!! Itu kebodohan lo dew! kenapa lo bisa segitu sayangnya sama cowo, dan lo sekarang yang ngerasain dampaknya kan? Orang yang lo dulu amat sangat lo sayang itu, udah bahagia, udah seneng dengan perempuan yang menurut gue tidak lebih baik dari gue. Bagi dia lo cuma seseorang yang patut dilupakan. Sekarang, liat diri lo dew, lo udah kayak robot yang tidak bisa ngerasain namanya CINTA. kasian sekali.
MOVE ON dew, itu kata-kata yang selalu diucapkan sahabat-sahabat gue. Tapi ternyata tidak segampang itu bangun dari lubang yang sudah terlalu dalam. Akhirnya, gue bisa berdiri meski harus dipapah oleh tiangtiang penyangga. Gue selalu menoleh kebelakang ternyata lubang tersebut tidak pernah hilang walau gue terus berjalan menjauhi tempat tersebut. Gue merasa beruntung banget punya sahabat-sahabat yang bisa tetep memapah gue sampai sekarang, tapi gue sadar pasti mereka lama-lama akan bosan, jenuh, capek menjadi tiang penyangga untuk gue. Hari ini gue merasa sudah tidak kuat untuk berdiri meski banyak sekali penyangga disekitar sini. Aku hanya ingin duduk, istirahat, mengambil nafas dalam-dalam dan melepas topeng yang selama ini aku pakai. Aku lelah harus selalu merasa tegar didepan mereka, biarlah kali ini mereka melihat keterpurukanku lagi. Aku hanya butuh waktu. Waktu yang akan menyembuhkan rasa sakitku dan waktu pulalah yang akan menjawab penantian dan rasa lelahku selama ini.
Mungkin tulisan ini sangat berantakan dan sangat jelek, tapi tulisan ini menggambarkan rasa terima kasihku untuk semua sahabat yang selalu ada kapan saja. Maaf seorang dewi harus jatuh untuk kedua kalinya, tapi aku yakin tak lama lagi seorang dewi dapat berdiri tegak tanpa satupun penyangga dikehidupannya. I Love you always my besties ({})
Labels: trashtalk
Comments (0)
#1
@ Friday, May 27, 2011 ; 11:49 AM | *TOP.
"God when I lose hope,
help me to remember that your plans for my life are better than my dreams..."
Labels: Quote
Comments (0)
All About Mathematic
@ ; 12:46 AM | *TOP.
Kali ini saya mendapat tugas yang cukup berbeda. Biasanya saya mendapat tugas mengenai alam semesta, bumi dan kehidupan sehari-hari, tapi kali saya harus menulis mengenai matematika. Iya Matematika.
Saat mendengar matematika itu sendiri pasti yang terbayang di otak kita adalah angka-angka dan rumus-rumus yang menjelimat. Dan saya adalah salah satu orang yang tidak begitu menyukai mempelajari matematika. Namun tanpa sadar sebenernya matematika selalu ada dikehidupan kita dari kita mulai memasuki bangku sekolah hingga sekarang saya yang sudah menjadi mahasiswa, karena matematika adalah sebagai ilmu dasar segala bidang ilmu pengetahuan.
Matematika, kata itu berasala dari bahasa Yunani Kuno (mathema), adalah studi besaran, strukutur, tuang dan besaran. Banyak pendapat menegenai apa itu matematika? Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai "Ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting". Tapi menurut Albert Einstein menyatakan bahwa "sejauh hukum-hukum matematika merujuk pada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk pada kenyataan."
Jadi pertanyaannya sekarang, apakah matematika itu? Matematika sangat sulit didefinisikan secara akurat, karena sampai oada saat ini belum ada kesepakatan di antara para matematikawan apa yang disebut metematika itu. Sasaran penelaahan matematika tidaklah konkrit namun abstrak. Dengan mengetahui sasaran penelaahan metematika, kita dapat menegtahui hakekat matematika yang sekaligus dapat kita ketahui juga cara berpikir matematika itu.
Mungkin itu sedikit info yang bisa saya berikan mengenai matematika, tapi tenang kita mempelajari matematika bukan untuk mencari pengertian dan sejarah matematika itu sendiri. Kita mempelajari matematika karenan kini metematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, ilmu kedokteran, ilmu sosial bahkan psikologi. Jadi sekarang apakah saya sudah menyukai matematika? Tentu saja tidak, tapi saya berusaha untuk berbaik hati kepada pelajaran tersebut agar ilmu yang saya dapatkan tidak menjadi sia-sia.
Mungkin itu sedikit info yang bisa saya berikan mengenai matematika, tapi tenang kita mempelajari matematika bukan untuk mencari pengertian dan sejarah matematika itu sendiri. Kita mempelajari matematika karenan kini metematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, ilmu kedokteran, ilmu sosial bahkan psikologi. Jadi sekarang apakah saya sudah menyukai matematika? Tentu saja tidak, tapi saya berusaha untuk berbaik hati kepada pelajaran tersebut agar ilmu yang saya dapatkan tidak menjadi sia-sia.
Labels: tugas
Comments (0)
Am I Evoluting?
@ Thursday, April 21, 2011 ; 11:46 PM | *TOP.
Am I evoluting? Saat mendapatkan tema yang diberikan oleh dosen, saya jadi berpikir sejenak. Apakah saya mengalami revolusi? Kalo pertanyaan itu ditujukan secara fisik, yah tentu saja saya amat sangat berevolusi. Saya bertambah besar, tinggi dan juga bertambah berat :D selain itu,dulu rambut saya seperti kabel telepon dan alhamdulillah rambut saya sekarang sudah cukup baik. Hal seperti itu dapat dikatakan sebagai revolusi bukan?
Lalu yang saya pikirkan sekarang, apakah saya mengalami revolusi dalam hal sifat?
Pada saat tk, saya ingat saya adalah anak yang cukup nakal dan emosionil. Saya tidak pernah mau yang namanya tidur siang dan saya suka membanting-banting barang kalo keinginan saya tidak terpenuhi. Dan apa yang orang tua saya lakukan kalo saya sudah seperti itu? Mengurung saya dikamar mandi haha. Waktu kecil saya selalu berpikir orang tua saya kejam tapi ternyata saya baru merasakan manfaatnya :)
Saat saya SD dan SMP, saya menjadi pribadi yang hampir berbeda dengan Dewi saat tk. Sifat saya mulai berevolusi lagi. Saya menjadi pribadi yang pendiam dan tidak mudah bergaul dengan orang sekitar, tapi saya orang yang cukup cerewet didepan orang-orang yang sudah saya kenal baik hehe. Pada saat itu yang saya pikirkan hanya menjadi juara dan mendapat nilai bagus. Karena itu saya tidak mampunyai banyak teman. Setelah lulus SMP dan menunggu saat masuk SMA saya mulai berpikir, "kok teman-teman gue ga ada yang nyari gue yah? Apa mereka lupa pernah punya teman yang bernama Dewi?". Semenjak itu saya bertekad, saat masuk SMA saya mau menjadi pribadi yang periang, ramah, dan tidak tertutup pada hal sekitar. Dan Alhamdulillah saya bisa melakukan hal tersebut. Saya mempunyai banyak sahabat, teman, serta banyak guru yang mengenal saya. Saya cukup menyukai perubahan sifat saya itu dan saya tetap membawa sifat tersebut hingga saya duduk di bangku perkuliahan ini.
Sifat saya banyak sekali yang berubah dipengaruhi karena lingkungan sekitar, tapi perubahan tersebut tidak membuat saya melupakan 'dewi' yang dulu.
Saya yakin semua orang pasti berevolusi namun hanya kita sendirilah yang menentukan mau dibawa kemana perubahan diri kita. Kearah yang positif atau negatif? Semua pilihan ada ditangan kita masing-masing :)
Labels: tugas
Comments (0)
Ayo.. Sayangi Bumimu
@ Thursday, April 14, 2011 ; 10:17 PM | *TOP.
GO GREEN. . .!!
Kayaknya kita sudah tidak asing dengan kata-kata tersebut bukan? Sekarang hampir diseluruh negara di berbagai belahan dunia sedang melakukan hal tersebut. Tapi go green ini apa sih sebenarnya? Go Green adalah suatu aksi yang dilakukan oleh masyrakat untuk menyelamatkan bumi kita tercinta ini dari pemanasan global ( global warming ).
Earth Hour juga salah satu cara untuk menangani global warming. Kita mematikan lampu selama satu jam pada satu hari yang sudah disepakati secara internasional, tapi sayang masih banyak orang yang tidak appreciate pada aksi tersebut. Padahal kalo kita seJabodetabek saja melakukan hal tersebut, itu bisa menyelamatkan bumi kita untuk kehidupan anak cucu kita. Selain Earth Hour, di Indonesia juga terdapat aksi Penanaman satu juta pohon, melakukan daur ulang kertas, mengurangi pemakain plastik.
Nah, sekarang kita sebagai anak muda apa yang bisa kita lakukan? Pasti banyak sekali. Kita bisa mulai dari diri kita sendiri. Dari hal yang paling kecil, seperti kita bisa mengurangi pemakain tissue, kertas, kantong plastik, dan lain sebagainya. Lalu didalam rumah, kita bisa mengehemat penggunaan listrik, seperti matikan lampu yang tidak dipakai, matikan tv, radio, ac, kipas angin saat sudah selesai. Satu hal lagi yang menurut kita sepele tapi itu sangat berpengaruh pada kehidupan bumi kita kedepannya yaitu buanglah sampah pada tempatnya. Sangat mudah bukan?
Sekarang semua pilihan ada ditangan kita masing-masing, apakah kita ingin melihat bumi hidup lebih lama lagi atau tidak? Tidak perlu berdemo, membuat brosur, atau berorasi di depan khalayak umum cukup lakukan hal kecil dulu dan dari kita sendiri.
Labels: tugas
Comments (0)
| Newer
Hi, I'm 



